Penjelasan Singkat Merakit Hingga Memasang Lampu LED untuk Lampu Rem.

saklar-rem

Setelah Bro & Sis mempelajari cara merakit lampu LED di artikel yang lalu yaitu dari bagian 1-5, atau bahkan Bro & Sis pernah mencoba membuat seperti yang pernah dibahas di artikel tentang dari bagian 1-4, mungkin Bro & Sis masih penasaran bagaimana memodifikasi lampu rem dari LED tersebut sesuai keinginan Bro & Sis. Misalnya apa bisa membuat lampu rem (lampu belakang) dengan hanya terdiri dari 3 rangkaian 4 LED? Dengan maksud 3 rangkaian 4 LED lampu belakang ini terdiri dari 1 rangkaian 4 LED untuk lampu senja, 1 rangkaian 4 LED lampu rem, dan 1 rangkaian 4 LED untuk lampu plat nomor motor??

Tentu bisa Bro & Sis, namun sebelum MB lanjutkan tidak ada salahnya jika Bro & Sis membaca artikel-artikel sebelumnya atau mungkin Bro & Sis sudah mencobanya?

Setelah membaca artikel-artikel tersebut, setidaknya Bro & Sis mengetahui dasar-dasar tentang listrik yang berhubungan dengan membuat lampu rem dari LED kali ini dan MB anggap Bro & Sis sudah bisa menyolder sambungan dengan waktu kurang dari 3 detik. Selain itu Bro & Sis harus bisa menyambung dengan menggunakan solder dengan baik dan waktu secepatnya agar lampu LED tidak rusak kepanasan. Karena kadang masalah dalam merangkai lampu LED ini muncul karena sambungan yang kurang kencang, apalagi lampu LED ini dipasang di kendaraan yang harus tahan guncangan.

Kita lanjutkan Bro & Sis, sebenarnya komponen utama dalam membuat lampu rem dari led di sini adalah 1 rangkaian 4 LED, 1 rangkaian 4 LED ini terdiri dari 4 buah lampu LED dan 1 buah resistor 1 Ohm yang dihubungkan secara seri atau berurutan. Untuk membuatnya coba perhatikan di salah satu lampu LED, di dalam lampu LED tersebut terlihat ada 2 buah lempengan yaitu lempengan besar dan kecil. Ambil resistor 1ohm dan sambungkan dengan kaki LED yang mempunyai lempengan kecil, lalu sambungkan kaki LED yang mempunyai lempengan besar tadi dengan kaki lempengan kecil lampu LED kedua, begitu seterusnya hingga tersusun 4 LED seperti gambar di bawah :

1-rangkaian-4-led

 

Rangkaian 4 LED dan resistor seperti gambar di atas ini MB sebut “1 rangkaian 4 LED”. Nah 1 rangkaian 4 LED inilah yang menjadi dasar untuk rangkaian lampu rem atau lampu belakang. Dengan kata lain 1 rangkaian 4 LED ini pun sebenarnya sudah bisa menyala jika dihubungkan dengan accu kendaraan dengan output tegangan 12 volt. Namun pada kenyataannya tegangan listrik akan bertambah ketika mesin kendaraan dihidupkan sesuai dengan putaran(RPM) mesin, contohnya seperti yang terjadi dengan motor ini Bro & Sis :

-Pada saat mesin iddle voltmeter menunjukan angka 12,5 volt.

test-volt-motor

 

-Pada saat mesin hidup dan gas diputar voltmeter menunjukan angka 14,3 volt.

test-volt-motor-2

 

Oleh karena itu kita butuh sebuah alat untuk membatasi tegangan listrik yang dikonsumsi oleh lampu LED supaya tetap sekitar 12 volt. Yup, mungkin Bro & Sis mengetahui, di artikel yang lalu telah dijelaskan alat atau komponen yang paling sederhana untuk membatasi tegangan listrik ini dengan menggunakan resistor. Dengan asumsi sebuah resistor yang bernilai sekitar 1K Ohm (1000 Ohm) dapat mengurangi tegangan listrik 3 volt. Jadi misalnya setelah throttle/pedal gas diputar penuh dan tegangan maksimal listrik di motor tersebut menunjukkan 15volt maka kita perlu menambahkan resistor 1K Ohm (15volt – 3volt = 12volt). Contoh lain misalnya setelah throttle/pedal gas diputar penuh dan tegangan maksimal listrik di motor tersebut menunjukkan 16,5volt maka kita perlu menambahkan resistor 1500 Ohm atau disebut juga 1K5 Ohm (16,5 volt – 4,5 volt = 12 volt). Secara tidak langsung membatasi tegangan listrik dengan menggunakan resistor ini kita harus memperkirakan atau bahkan mengetahui pasti berapa tegangan maksimal arus listrik di motor yang kita miliki dan tentunya kita harus mempunyai alat multimeter/voltmeter.

Wah.. ribet juga ya? Nah biar ga ribet sekarang lupain dulu tentang resistor. Sebenarnya ada sebuah komponen elektronik yang bisa membatasi tegangan arus listrik secara otomatis, jadi walaupun tegangan arus listik yang masuk lebih dari 12 volt keluarnya tetap 12 volt. Komponen elektronik tersebut disebut dengan IC LM7812 dan bentuknya seperti ini :

20150912_074958

 

 

Cara merakitnya gampang Bro & Sis, caranya seperti ini :

rangkaian-sederhana-pembatas-arus-atau-penstabil-arus

 

Nanti sebelum dihubungkan dengan rangkaian lampu LED harus melalui rangkaian IC LM7812 dulu Bro & Sis, jadi nanti walaupun tegangan arus listik yang masuk di kaki “IN” lebih dari 12 volt arus yang keluar di kaki “OUT” keluarnya tetap 12 volt. Namun dengan catatan walaupun tegangan arus listik yang masuk di kaki “IN” bisa lebih dari 12 volt ini tetap ada batasannya, tegangan arus listik yang masuk di kaki “IN” ini hanya bisa dialiri tegangan dari 12 volt sampai 24 volt. Selain itu daya yang keluar (OUT) dari rangkaian IC LM7812 tidak bisa digunakan lebih dari 1,5 Ampere. Dengan kata lain output dari rangkaian IC LM7812 hanya bisa digunakan untuk komponen yang mengkonsumsi listrik berdaya rendah seperti rangkaian lampu LED kecil ini Bro & Sis, caranya perhatikan gambar di bawah ini :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem3

 

Gambar di atas adalah “1 rangkaian 4 LED” yang telah dipasang IC LM7812.

Koq cuma 4 buah LED? Gimana caranya menambah lampu LED biar banyakan dikit??

Caranya gampang Bro & Sis, Bro Sis bisa tambahkan “1 rangkaian 4 LED” lagi, sambungkan secara parallel atau bercabang seperti ini :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem4

 

2 buah “1 rangkaian 4 LED” tersebut MB sebut dengan “2 rangkaian 4 LED”. Gak terbatas Cuma “2 rangkaian 4 LED”, Bro Sis juga bisa menambah hingga “6 rangkaian 4 LED” lagi seperti ini :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem5

 

Rencananya beberapa “1 rangkaian 4 LED” tadi adalah untuk lampu remnya dan agar lebih sederhana kali ini MB ambil contoh untuk lampu rem tesebut menggunakan “2 rangkaian 4 LED”.

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem4

 

 

Sekarang bagaimana caranya menambahkan lampu senja di “2 rangkaian 4 LED” tadi?

Caranya buat “1 rangkaian 4 LED” lagi dengan warna kabel yang berbeda, misalnya warna kuning. Siapkan juga sebuah resistor 1k2 Ohm dan Dioda 1N4002 lalu pasang seperti ini :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem9

 

 

BTW Bro & Sis sudah tau kan kenapa untuk lampu senja diberi resistor dan diode? Kalau Bro & Sis pernah baca tulisan sebelumnya pasti sudah tau kan.. Oiya, Bro & Sis juga bisa menambahkan “1 rangkaian 4 LED” ataupun beberapa lagi untuk lampu senja :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem8

 

Sekarang bagaimana cara menambahkan lampu untuk plat nomer? Caranya sediakan “1 rangkaian 4 LED” dengan warna kabel berbeda misalnya warna biru lalu pasang/sambung seperti ini :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem2

 

 

Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan baik rangkaian 4 LED untuk lampu rem, lampu senja, dan lampu plat nomer bisa ditambah jumlahnya. Bro & Sis bisa buat “1 rangkaian 4 LED” dengan warna kabel berbeda, “1 rangkaian 4 LED” dengan kabel merah untuk lampu rem, warna kuning untuk lampu senja, dan warna biru untuk lampu plat nomer.

Mungkin Bro & Sis bertanya-tanya kenapa jalur kabel kuning untuk lampu senja tidak diberi IC LM7812? Jawabannya karena untuk lampu senja sudah diturunkan tegangannya dengan resistor 1k2 ohm, karenanya lampu senja tersebut akan menyala lebih redup sehingga aman jika menerima tegangan 12-15 Volt. Namun jika Bro & Sis ingin menambahkan IC LM7812 untuk lampu senja bisa juga seperti ini :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem

 

 

Penambahan IC LM7812 untuk lampu senja juga diperlukan apabila tegangan di kendaraan Bro & Sis lebih dari 15 Volt.

Nah sekarang tinggal pasang, namun sebelumnya kita harus mengetahui jalur kabel untuk lampu rem dan senja di kendaran. Untuk mengurangi resiko rusak, lampu rem yang sudah jadi kita buat tadi jangan langsung dipasang atau langsung disambungkan dengan kabel yang ada di motor. Baiknya kita buat “1 rangkaian 4 LED” dengan IC LM7812 sebagai percobaan seperti ini :

rangkaian-led-penstabil-arus-lampu-rem3

 

 

Selanjutnya langkah pertama kita cari jalur negative lampu rem di kendaraan. Ciri kabel negatif lampu rem biasanya tersambung atau menempel di selongsong socket bohlam lampu rem, perhatikan kabel warna hitam di gambar di bawahi ini :

lampu-rem-motor-kabel-negatif-warna-hitam

 

 

Sambungkan kabel negative atau kabel warna hitam “1 rangkaian 4 LED” dengan IC LM7812 tersebut ke kabel negatif lampu rem kendaraan. Sediakan kabel dengan panjang sekitar 2 meter atau secukupnya dengan warna berbeda misalnya warna ungu dan hijau. Selanjutnya kita cari jalur kabel positif lampu rem di kendaraan, caranya kita harus menemukan saklar lampu rem yang biasanya letaknya di sekitar tuas rem Untuk jenis matic :

letak-saklar-rem-motor

 

Atau sekitar bodi samping kanan untuk motor jenis sport atau bebek :

saklar-rem

 

 

Sambungkan/selipkan kabel warna ungu dan hijau di kedua soket saklar rem :

pasang-lampu-rem-led4

 

 

Sambungkan kabel positif warna merah “1 rangkaian 4 LED” dengan IC LM7812 ke salah satu kabel tadi misalnya kabel warna hijau. Hidupkan kunci kontak , Apa yang terjadi Bro & Sis?

-Jika “1 rangkaian 4 LED” dengan IC LM7812 tadi menyala berarti kabel warna hijau tadi adalah jalur kabel untuk lampu senja dan bisa dipastikan kabel warna ungu adalah untuk lampu rem,

-Jika “1 rangkaian 4 LED” dengan IC LM7812 tadi tetap mati coba tekan tuas rem, jika menyala ketika tuas rem di tekan/diinjak berarti kabel warna hijau tadi adalah jalur kabel untuk lampu rem dan kabel warna ungu adalah untuk lampu senja.

 

Setelah melakukan percobaan tersebut Bro & Sis sudah mengetahui jalur kabel untuk lampu senja dan lampu rem dan MB anggap, dalam percobaan ini kabel ungu adalah untuk lampu rem dan kabel hijau untuk lampu senja. Langkah terakhir Bro & Sis bisa pasang seluruh rangkaian lampu LED yang sudah jadi dibuat dengan jalur kabel-kabel seperti ini :

pasang-lampu-rem-led5

 

 

Nah dari penjelasan di atas dari merakit hingga memasang lampu LED untuk lampu rem ini, MB berharap Bro & Sis bisa membuat sendiri lampu rem dari LED sesuai dengan keinginan Bro & Sis dan pada prakteknya nanti, Bro Sis juga bisa gunakan trik membatasi atau mengurangi tegangan baik dengan menggunakan IC LM7812 maupun dengan menambah atau mengurangi nilai resistor. Namun ingat ketika pertama kali mencoba gunakan “1 rangkaian 4 LED” dengan IC LM7812 terlebih dahulu. Perhatikan juga kaki-kali lempengan besar dan kecil dalam merangkai lampu LED karena kalau sambungannya terbalik pastinya tidak akan menyala, Arachi?

 

 

Image credit & referensi tulisan :
-m.facebook.com/groups/105461459654414

Iklan

10 pemikiran pada “Penjelasan Singkat Merakit Hingga Memasang Lampu LED untuk Lampu Rem.

  1. Pak, motor sy NMP udh fullwave DC
    Senja dan rem udah led. Tpi klo kondisi saklar off, rem nyala,senja depan ikut nyala, lama2 bikin led remnya error
    Rencana mo tak kasi ic 7812,cuma gk tahu dipasang di senjanya atau remnya?
    Atau Ad saran lain mungkin?
    Nuwn pak

    Suka

    • kemungkinan ada kabel yang terhubung dari lampu rem ke lampu senja entah dari rangkaian lampu led atau dari kabel rem dan senja. Coba copot dulu semua kabel dari lampu led, lalu buat 1 rangkaian 4 led baru lalu hubungkan negatif led tersebut ke kabel negatif rem dan kabel positif hubungkan ke positif rem, apakah lampu senja masih ikut menyala?

      Suka

  2. PEnjelasan dari MB (Mas Brew hehehe) keren banget kita jadi nambah ilmu gak seperti yang lain pelit banget
    Sekalian mau tanya bisa gak lampu sein verza diganti dengan LED trus apa yang Mesti di modif coz saya sudah pernah mencoba tapi gak ngedip …
    Thanks MB

    Suka

  3. Ping balik: Share Cara Ganti Lampu Speedometer Honda Beat Dengan Lampu LED. | MOTORBLITZ

  4. Mas..mau tanya…untuk pemasangan LED yang high brightness 3 volt sebagai pengganti headlamp motor, bagaimana rangkaian yang baik? mengingat LED nya hanya 3 Volt. Terimakasih.

    Suka

  5. min motoblitz, usul dong
    bikin artikel tentang pengaruh ukuran ring velg kecil dan besar untuk motor 😀
    pengaruhnya dalam penggunaan sehari maupun turing

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s