Auto rear fender, spakbor belakang motor otomatis bisa buka tutup sendiri (Part 2).

auto fender Keterangan

 

Di tulisan yang lalu tentang Auto rear fender, spakbor belakang motor otomatis bisa buka tutup sendiri (part 1), kita sudah mengenal 3 bagian spakbor yaitu bagian atas (BA) yang digerakan oleh dinamo atas (DA), bagian tengah (BT) yang digerakan oleh dinamo tengah (DT), dan bagian bawah (BB) yang digerakan oleh dinamo bawah (DB) seperti yang terlihat di gambar atas. Nah untuk kali ini kita bahas dulu gerakan 3 bagian spakbor tadi ketika spakbor ingin menutup, untuk lebih jelasnya kita lihat lagi gerakannya seperti gambar di bawah :

automatic-rear-fender-for-m

Dilihat dari geraknnya selagi spakbor dalam kondisi terbuka dan ingin menutup ini ada 3 langkah :

1. langkah pertama dinamo atas (DA) akan menggerakan bagian atas spakbor (BA) terlebih dahulu hingga BA ini mentok, kondisi ini digambarkan seperti ini :

spakboard otomatis8

2. Langkah kedua setelah bagian atas spakbor (BA) mentok/tertutup, dinamo bawah (DB) akan menggerakan bagian bawah spakbor (BB) hingga mentok di bagian tengah spakbor (BT). Kondisi ini digambarkan seperti ini :

spakboard otomatis14

3.Langkah ketiga setelah bagian bawah spakbor (BB) mentok di bagian tengah spakbor (BT), dinamo tengah (DT) akan menggerakan bagian tengah spakbor (BT) hingga tertutup sempurna :

spakboard otomatis17

 

Pertanyaannya, siapa yang bertugas mengatur agar ketiga dinamo yaitu DA, DT, dan DB berputar dan berhenti ketika BA, BT, BB spakbor menutup?

Jawabannya adalah saklar 3 pin. Contoh sederhana saklar 3 pin ini seperti saklar lampu sein motor, namun bedanya saklar 3 pin untuk spakbor ini ada semacam pegas, bentuknya seperti ini :

skema saklar 3 pin

Sebagai contoh cara kerja saklar ini, misalnya ketika bagian tonjolan hitam saklar 3 pin tersebut belum ditekan akan menghubungkan arus ke lampu bawah :

ilustrasi saklar 3 pin

dan ketika tonjolan hitam tersebut ditekan/tertekan akan memutuskan arus ke lampu bawah dan sekaligus menghubungkan arus ke lampu atas :

ilustrasi saklar 3 pin (2)

Untuk lebih jelasnya bisa diilustrasikan seperti ini :

ilustrasi-saklar-3-pin

Di gambar atas juga ada tanda panah yang menunjukan arah aliran arus listrik yang berbeda ketika lampu kedua lampu tersebut menyala bergantian. O iya, kalau Bro & Sis kurang mengerti bagaimana aliran atau sifat listrik ini Bro Sis lihat di artikel ini —> Bikin sendiri rangkaian lampu LED untuk lampu rem motor?(4)

Lanjut kembali ke spakbor, kira-kira gimana cara kerja saklar 3 pin ini mengatur gerakan spakbor ketika spakbor dalam kondisi terbuka dan ingin menutup?

 

1. Pertama kita lihat dulu gambar di bawah ini :

spakboard otomatis1

Kondisi spakbor dalam kondisi terbuka dan ingin menutup.

auto fender skema open 1

 

Hampir sama dengan langkah pertama dengan 3 langkah di atas skema tadi menggambarkan arus listrik ketika spakbor dalam kondisi terbuka dan ingin menutup. Seperti yang dijelaskan oleh tanda panah arus listrik positif sumber arus listrik (Accu) akan mengalir mengalir menuju saklar 3 pin atas ke 1 (SA1), langsung menuju positif dinamo atas (DA) dan akhirnya arus keluar melalui negatif DA menuju kutub negatif sumber arus listrik. karena DA dialiri arus listrik maka DA berputar searah jarum jam dan menggerakan bagian atas spakbor (BA) ke atas. Ketika BA mentok SA1 akan tertekan dan arus listrik DA terputus dan DA pun berhenti perputar.

spakboard otomatis8

Kondisi spakbor ketika BA mentok SA1 tertekan.

 

 

2. Langkah kedua setelah BA mentok SA1 tertekan dan arus listrik DA terputus dan DA pun berhenti perputar, namun karena tertekan juga SA1 akan meneruskan arus positif ke dinamo bawah (DB). Coba lihat perbedaan kondisi SA1 sebelum tertekan di skema atas dan sesudah tertekan di skema di bawah ini :

auto fender skema open 2

 

Yup, karena tonjolan SA1 ke atas maka arus positif dari SA1 diteruskan menuju SB2. Karena kondisi SB2 masih belum tertekan maka arus menuju positif dinamo bawah (DB) dan akibatnya DB berputar dan mengerakan bagian bawah spakbor (BB) untuk menutup. Setelah BB mentok SB2 tertekan arus untuk DB terputus dan berhenti berputar.

spakboard otomatis14

Kondisi spakbor ketika BB mentok SA2 tertekan.

 

3. Karena SB2 tertekan oleh BB maka arus listrik positif dari SB2 ini diteruskan menuju ST1 langsung menuju dinamo tengah (DT) :

auto fender skema open 3

 

Hampir sama dengan yang terjadi sebelumnya DT berputar dan akibatnya bagian tengah spakbor (BT) menutup, setelah menutup dan mentok BT menekan ST1 dan DT berhenti berputar. Akhirnya 3 bagian spakbor sudah tertutup seluruhnya :

spakboard otomatis17

 

Dengan kata lain 3 buah saklar 3 pin yaitu SA1, ST1, dan SB2 berfungsi agar dinamo bekerja secara estafet atau bergantian. BTW pin terakhir ST1 bisa juga dihubungkan dengan lampu indikator yang menandakan proses penutupan spakbor sudah selesai :

auto fender skema open 4

 

Last, kira-kira bagaimana caranya agar 3 bagian spakbor BA, BT, dan BB tadi bisa terbuka lagi?

Bersambung…

 

Iklan

3 pemikiran pada “Auto rear fender, spakbor belakang motor otomatis bisa buka tutup sendiri (Part 2).

  1. Ping balik: Auto rear fender, spakbor belakang motor otomatis bisa buka tutup sendiri (Part 3). | MOTORBLITZ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s