Shockbreaker gas, polisi tidur pun dilibas! (2)

Lanjutan dari artikel sebelumnya disini.

2011_03_24_bikepics-2174704-800

Cara kerja shockbreaker gas dengan tabung tambahan sebenarnya tidak terlalu rumit, seperti shockbreaker biasa ada dua proses yang terjadi jika kendaraan melewati jalan. Proses pertama yaitu ketika shockbreaker mendapat tekanan akibat jalan yang kurang rata, kedua proses pemantulan (rebound) yang ditimbulkan oleh pegas shockbreaker itu sendiri, nah.. oli dan gas inilah yang bertugas meredam gaya pantul. untuk proses pertama coba kita lihat gambar dibawah :

preasure shock

 

Sesuai dengan gambar diatas oli disimpan di bagain atas shockbreaker sedangkan gas disimpan dibagian bawah & tabung tambahan shockbreaker, oli & gas ini dipisahkan oleh piston(2) agar oli & gas tidak tercampur. ketika shockbreaker mendapat tekanan dari jalan yg kurang rata piston(1) menekan kebawah, akibatnya oli menuju ke atas melalui katup hijau yang ada di piston(1).

Jika tekanan tidak terlaku besar piston(1) akan langsung keatas & oli akan menekan katup hijau sehingga oli terpaksa mengalir melalui lubang kecil yang ada disebelah kanan piton(1) sehingga daya pantul shockbreaker lebih halus & bisa diredam. Namun jika tekanan terlalu besar piston(1) akan terus menekan piston(2) sehingga gas tertekan dan membuat katup gas terbuka & gas diteruskan ke tabung tambahan seperti gambar dibawah ini, cekidot :

shock tube0034

 

Setelah jalan kembali rata gaya pegas shockbreaker akan membuat gas menekan piston hijau dibawah sehingga gas dari tabung tambahan terpaksa lewat lubang kecil, gas sedikit demi sedikit mengisi sampai akhirnya piston(1) dan piston(2) kembali dalam posisi normal.

shock tube0074

Sebenarnya bisa saja gas ditempatkan didasar bagian shockbreaker tanpa tabung tambahan. Karena pada kenyataannya seringkali dijalanan kendaraan ketemu dengan 2 gundukan sekaligus bahkan TP sendiri pernah lewat triple polisi tidur, kondisi jalanan seperti ini membuat shockbreaker bekerja ekstra keras karena belum juga posisi piston-piston di shockbreaker kembali normal kembali mendapat tekanan lagi. Akibatnya gaya gesek antara piston dan tabung shockbreaker menghasilkan panas, sehingga oli & gas memuai dan pastinya daya redam shockbreaker menurun. Untuk mengatasinya digunakan tabung tambahan yang dihubungkan dengan selang panjang. Tujuannya agar gas lebih dingin karena tabung gas terkena langsung dengan hembusan angin, sehingga shockbreaker jenis ini cocok untuk digunakan dalam perjalanan jarak jauh.

SHOCKBREAKER-hybrid-with-su

`

`

`

`

`

Note:

Gambar pertama diunduh dari bikepics.com

Referensi  :

-lcool.org/technical/shock_absorbers/shock_absorbers.html

-showa1.com/en/product/motorcycle/shock_absorber_r.html

-motor.otomotifnet.com/read/2013/04/23/340148/353/22/Mengenal-Ragam-Sokbreker-Kenali-Tiga-Sok-Berbeda-Tipe

Iklan

Satu pemikiran pada “Shockbreaker gas, polisi tidur pun dilibas! (2)

  1. gan..ane beli shockbreaker merk YS* type Pro Z, baru sebulan pakai pantulan pernya ga enak gan (ndak smooth pokoknya) padahal jalan ga ada lubang, apalagisaat kena lubang, langsung menghantam keras.. itu olinya ada yg bocor apa gimana ya gan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s